Saat teknisi melakukan pengecekan atau pengisian ulang AC, Anda mungkin sering mendengar istilah R22, R32, atau R410A. Apa sebenarnya perbedaan dari ketiga jenis refrigerant ini dan mana yang paling cocok untuk unit AC Anda?
1. Freon R22 (Teknologi Generasi Lama)
R22 adalah zat pendingin yang populer pada dekade 2000-an. Namun jenis ini mengandung klorin yang merusak lapisan ozon (ODP tinggi) sehingga telah dihapus bertahap oleh regulasi pemerintah dan tidak lagi digunakan pada unit AC produksi baru. Tekanan operasionalnya relatif rendah, sekitar 60–80 psi.
2. Freon R410A (Ramah Ozon untuk Standar Inverter Lama)
R410A hadir menggantikan R22 tanpa merusak lapisan ozon (ODP 0). Namun memiliki potensi pemanasan global (GWP) yang masih cukup tinggi. R410A merupakan campuran dari dua gas berbeda, sehingga jika terjadi kebocoran, disarankan melakukan buang total dan vakum ulang sebelum pengisian. Tekanan operasionalnya tinggi, berkisar antara 140–160 psi.
3. Freon R32 (Standar Terbaik AC Modern Saat Ini)
R32 adalah standar masa kini yang digunakan oleh hampir semua pabrikan besar (Daikin, Panasonic, Gree, Sharp, LG, dll). Keunggulannya:
- Nol potensi perusakan ozon (ODP 0)
- Potensi pemanasan global (GWP) sangat rendah (hanya sepertiga dari R410A)
- Kapasitas pendinginan lebih tinggi sehingga kompresor bekerja lebih efisien
- Zat tunggal, sehingga pengisian ulang jika terjadi kebocoran parsial dapat langsung ditambahkan tanpa harus menguras habis total
Catatan Penting Keamanan:
Jangan pernah mencampur jenis freon yang berbeda ke dalam satu kompresor! Pemasangan AC baru dengan freon R32 & R410A wajib melewati proses flushing dan vakum pipa menggunakan mesin vakum khusus untuk membuang uap air dan udara sebelum kran freon dibuka.
AC Anda Bermasalah? Teknisi Ditatekno Siap Membantu
Jadwalkan servis cuci, isi freon bergaransi, atau pengecekan kebocoran dengan teknisi bersertifikat kami sekarang juga.